Rabu, 20 Agustus 2008

Go Green

Small Tips to Save Our World
“Let’s Go Green”

“Save Our World”

“We wish we can live forever”, begitu pula dengan energi yang kita miliki di dunia ini. Kita berharap energi yang tersedia lasting untuk selamanya. Bukan cuma energi untuk menerangi hidup kita saat senja dan malam menyapa. Tapi energi untuk menjalani kehidupan kita ditiap detiknya. Tapi juga kita berharap mempunyai satu tempat yang bernama dunia ini jadi tempat yang nyaman, indah, jauh dari kerusakan alam, dan krisis listrik.

So desperate to see reality, mungkin jadi membuat para ilmuan handal di luar negeri sana meneliti sebuah planet lain yang bisa layak dihuni sama manusia. Well, banyak hal kecil yang ternyata bisa kita lakukan dalam keseharian kita lho untuk save our beloved world ini. Nggak perlu uang untuk kontribusi menyelamatkan dunia kita yang satu-satunya ini lho. Cuma butuh sedikit rasa memiliki dan aware dengan kondisi dunia ini. Mau tahu tips mudahnya ? Here it is.

BOKS
Tips to Save Our World

Gunakan lap atau serbet yang bisa dipakai berulang kali untuk lap piring, serbet makan, lap meja, dan lainnya. Karena aneka jenis tissue diproduksi dari serat kayu dan tidak dapat didaur ulang lagi.
Pilih teh bubuk dan bukan teh celup. Kantong teh celup terbuat dari bahan yang sulit hancur.
Jangan biarkan magic jar menyala selama 24 jam sehari. Segera matikan setelah nasi atau masakan matang. Nyalakan hanya saat ingin memanaskan nasi atau makanan saja.
Minyak goreng dibuat dari kelapa sawit. Keberadaan kebun kelapa sawit telah mengubah wajah hutan alam di Indonesia. Berhematlah menggunakan minyak goreng untuk menyelamatkan hutan kita dan mengurangi emisi. Hutan gambut menyerap emisi karbon lebih besar dari hujan
Pilih sabun atau shampoo yang berukuran besar, dan bisa diisi ulang. Selain lebih ekonomis, kita juga bisa mengurangi sampah kemasan kan.
Kulkas yang kosong lebih menghabiskan listrik daripada kulkas yang penuh lho.
Hindari pemakaian sumpit sekali pakai agar tidak menambah jumlah sampah. Pakailah sumpit yang setelah pakai dapat dicuci dan digunakan lagi.
Habiskan juga makanan yang ada dipiring untuk mengurangi sampah.
Hindari membuang air minum yang tersisa di gelas atau botol. Gunakan sisa airnya untuk menyiram tanaman, mencuci tangan, dan sebagainya. Usahakan menghabiskan minuman kita.
Jadikan sampah dapur organik (potongan sayur, kulit buah, tulang ikan atau ayam, ampas teh, kulit telur, dan lainnya) menjadi kompos atau pupuk dengan cara menguburkannya.
Pilah-pilah sampah anorganik (kertas, plastik, dan lainnya) yang masih bisa digunakan kembali (re-use)

Boks
Tips Lets Go Green in the Office
Coba gunakan transportasi publik seperti busway yang nyaman dan murah meriah, sepeda atau berjalan kaki daripada menggunakan mobil untuk berangkat ke kantor
Jika terpaksa berkendara untuk berangkat kerja, cobalah untuk berangkat bersama-sama dengan kolega yang tinggal berdekatan atau sejalan dengan kebijakan personal kita
Atur printer kita untuk mencetak di kedua sisi kertas
Gunakan email jika memungkinkan, daripada menggunakan mesin fax atau tulisan tangan untuk menghemat kertas
Gunakan kembali amplop bekas yang masih bisa terpakai
Recycle kertas bekas pakai
Matikan lampu ruang meeting dan matikan komputer serta alat elektronik lainnya jika tidak digunakan.

BOKS
For You to Know
Four Actions to Help Our World :

Let’s Reduce (Mengurangi). Sebisa mungkin lakukan minimalisasi barang atau material yang kita pergunakan. Semakin banyak kita menggunakan material, semakin banyak juga sampah yang kita hasilkan tuh.
Let’s Reuse (Memakai kembali). Jika memungkinkan pilih barang-barang yang bisa dipakai kembali. Hindari pemakaian barang-barang yang disposable (sekali pakai buang). Hal ini dapat memperpanjang waktu pemakaian barang sebelum ia menjadi sampah.
Let’s Recycle (Mendaur ulang). Luangkan waktu sedikit untuk melihat apakah ada barang-barang yg sudah tidak berguna lagi, bisa didaur ulang. Tidak semua barang bisa didaur ulang sih, namun saat ini sudah banyak industri non-formal dan industri rumah tangga yang memanfaatkan sampah menjadi barang lain kok.
Let’s Replace (Mengganti). Yuk, teliti barang yang kita pakai sehari-hari. Ganti barang-barang yang hanya bisa dipakai sekali dengan barang yang lebih tahan lama. Juga telitilah agar kita hanya memakai barang-barang yang lebih ramah lingkungan, Misalnya, ganti kantong keresek kita sama keranjang waktu kita belanja. Dan jangan pergunakan sterofoam karena kedua bahan ini nggak bisa didegradasi secara alami sama tanah.


BOKS
Splash
· Data terakhir Dinas Kebersihan Jakarta menunjukkan jumlah sampah Jakarta sampai saat ini ± 27.966 M³ per-hari. Komposisinya, 65 persen sampah organik dan 35 persen sampah nonorganik. (Belum termasuk daerah lain)
· Sumur Biopori mempunyai fungsi mengatasi banjir karena meningkatkan daya resapan air
· Mark Serreze, seorang ahli dari Pusat Data Salju dan Es Nasional (NSIDC) di Amerika, mengatakan luas lapisan es abadi di kutub utara rata-rata menurun 44.000 kilometer persegi setiap tahun.
· Listrik menjadi penyumbang efek rumah kaca terbesar yaitu sebesar 37% (dari hasil pembakaran minyak bumi dan batu bara). Selebihnya adalah sumbangan dari hutan yang gundul, polusi dari kendaraan bermotor (CO2), metana (CH4) dan dinitro oksida (N2O), hilangnya kemapuan albeda (memantulkan cahaya) oleh es ketika temperature global meningkat.
· Kepala Pusat Pengelolaan Lingkungan Hidup Regional Jawa Kementerian Lingkungan Hidup, Sudarsono menyatakan pada tahun 2030 mendatang, Pulau Jawa akan kehabisan air akibat kerusakan lingkungan di Daerah Aliran Sungai (DAS).

BOKS
Website You Should Know for Total Action of Go Green
http://planetgreen.discovery.com
http://www.supporterwwf.org/member/aksi_bumi
http://akuinginhijau.wordpress.com/
http://globalgreen.org/
http://langitselatan.com/http://www.bumikita.com/.(YS/dari berbagai sumber).

Tidak ada komentar: