Superfood Untuk Kesehatan
Prof. Dr. Ir. Deddy Muchtadi, MS
Ahli Ilmu Pangan & Gizi – Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan
Fakultas Teknologi Pertanian
Institut Pertanian Bogor
“Superfood for Super Health”
Heran mendengar istilah superfood ? Ya, istilah ini diperuntukkan bagi makanan, buah, dan sayuran yang mengandung phytonutrient. Well, phytonutrient antara lain adalah : antioksidan, anthocyanins, vitamin C, manganese dan dietary fibre, dan isoflavone yang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan.
Terkadang banyak juga industri yang menggunakan istilah ini hanya untuk sebagai penarik ‘tag’ produk mereka semata agar menarik bagi para konsumen. Menurut Oxford English Dictionary, kutipan superfood ini secara umum digunakan spesial untuk nutrisi atau manfaat bagi kesehatan manusia. Istilah ini pernah ditulis juga sewaktu tahun 1915 dan 1949. Dan perkembangannya hingga saat ini pun masih berlanjut.
“Diet dengan tidak makan atau makan asal kenyang itu adalah cara yang salah. Karena vitamin dan mineral menjadi tidak muncul. Sehingga untuk diet asupan makanan yang tepat adalah mengurangi energi, tetapi vitamin dan mineral itu tetap harus masuk,” uja Prof. Dr. Ir. Deddy Muchtadi, MS. Ahli Ilmu Pangan & Gizi – Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan. Fakultas Teknologi Pertanian. Institut Pertanian Bogor. “Untuk sehat itu mesti juga mengkonsumsi makanan yang tepat. Seperti makanan dan sayuran yang mengandung antioksidan, isoflavone, dan lainnya yang bisa disebut dengan superfood,” terang Prof. Deddy.
Di dalam perarturan Uni Eropa, disebutkan superfood dilarang digunakan kecuali didukung keterangan oleh medis dan diakreditasi dahulu melalui ilmu pengetahuan dan riset. Dan untuk mereka para produsen makanan yang menggunakan istilah superfood bagi produknya, akan diberikan waktu sebanyak 2 tahun untuk disesuaikan dengan peraturan ini.
“Mengkonsumsi makanan yang mengandung phytonutrient, bisa meningkatkan kuantitas kesehatan. Dan untuk tujuan sehat sekaligus awet muda, makanan itu harus dimakan. Bukan hanya dari luar atau malah tidak dimakan sama sekali, itu yang salah. Makan sedikit pun tidak masalah, tidak ada efeknya yang negatif,” terang Prof. Deddy. “Dan sebaiknya memakan makanan yang mengandung phytonutrient ini lebih banyak yang alami, karena untuk mengurangi penuaan kulit. Karena penuaan kulit dimulai di usia 25 tahun dan akan terlihat lebih jelas lagi di masa pre-menopuase,” jelas Prof. DR. dr. Prasetyowati Subchan, yang berpraktek sebagai dokter bagian kulit dan kelamin, Universitas Diponegoro – RSUP Dr Kariadi, Semarang.
Nah, sekarang kamu jadi tahu kan jenis makanan yang masuk ke dalam tubuh kamu itu yang mana. Well, selamat mencoba aneka superfood ya.
BOKS
Ini dia fakta bahan-bahan yang digolongkan masuk ke dalam list superfood
Blackcurrants
Biji Cokelat yang mentah
Blueberries
Raspberries
Bilberry
Aloe Vera
Probiotics
Papaya
Kedelai – Kecap, kacang kedelai, olahan kedelai seperti tempe, tahu, susu kedelai
Flax seed (biji pohon Flex)
Broccoli
Oranges
Bayam
Tomat
Biji kenari
Agar-agar hijau dan biru
Alpukat.
Tingkatan Superfood menurut Prof. Dr. Ir. Deddy Muchtadi, MS
Ahli Ilmu Pangan & Gizi – Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan
Fakultas Teknologi Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Antara lain :
Sayuran Hijau
Allium
Biji-bijian yaitu : kedelai
Cabai merah
Gandum
tanaman atau tepung gandum
Kafir dan Yoghurt
Kacang-kacangan
Buah Acal
Kecambah.(YS)
Rabu, 20 Agustus 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar